Tomat Immo
Tomat Immo
Tomat Immo adalah tomat hibrida yang cocok didataran menengah pada musim hujan. Tomat immo memiliki ciri bentuk buah oval dengan tekstur buah yang keras.
Berikut adalah beberapa keunggulan tomat immo :
- Berat produksi rata-rata tomat immo tergolong cukup tinggi dibandingkan tomat lainnya yaitu hingga mencapai 3,21 kg per tanaman.
- Potensi hasil panen cukup besar hingga mencapai 53,15 ton per hektare.
- Buah tomat keras dan tahan pengangkutan jarak jauh.
Cocok ditanamn didataran menengah. Bisa ditanam dimusim hujan maupun kemarau namun dengan perawatan yang lebih intensif.
Cara Budidaya Tomat Immo
1. Penyemaian
Langkah awal dalam membudidayakan tanaman tomat immo adalah dengan menyemai benih tomat. Setelah benih didapatkan, siapkan tempat semai benih terlebih dahulu. Persemaian dapat dilakukan di dalam kotak persemaian atau biasa dikenal dengan tray semai. Isi tray semai dengan media tanam atau campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1
2. Persiapan lahan
Kemudian siapkan lahan dan untuk menanam bibit tomat dengan cara bersihkan lahan dari gulma dan rumput liar. Setelah itu bajak lahan tersebut agar tanah dilahan tersebut gembur dan membantu tanaman tumbuh.
Buat bedengan dengan lebar 1-1,2 m dan panjang disesuaikan dengan kondisi lahan Anda. Tinggi bedengan yang disarankan adalah 20 hingga 40 cm untuk lahan kering dan 50 hingga 60 cm untuk lahan sawah sebagai pengendalian drainase. Kemudian buat lubang antar baris 60 hingga 80 cm dengan jarak lubang 40 hingga 50 cm.
3. Penanaman
Bibit tomat dari persemaian bisa dilakukan pindah tanam setelah berusia 25 hingga 30 hari setelah semai. Pilih bibit yang tegak, sehat dan cepat pertumbuhannya agar mudah beradaptasi ketika ditanam dilahan.
Penanaman yang disarankan adalah dilakukan pada sore hari agar tanaman tidak layu dan dapat langsung beradaptasi pada lahan yang ditanam.
Usahakan saat menanam, daun tomat tidak menyentuh tanah langsung agar tidak membusuk dan terkena penyakit.
4. Pemeliharaan
Pemeliharaan tanaman tomat hampir sama dengan tanaman lainnya seperti penyulaman, penyiangan, penyiraman dan pemupukan.
Penyulaman dapat segera dilakukan apabila terlihat tanaman mati atau dimakan hama. Penyiangan dilakukan aar tanaman tomat tidak terganggu oleh gulma dan rumput liar.
Agar tanaman tomat tidak kekeringan, lakukanlah penyiraman secukupnya yang disesuaikan dengan cuaca.
5. Panen
Tanaman tomat dapat dipanen selama beberapa kali, namun pertama kali diumur 68-70 hari setelah tanam. Selanjutnya dapat dipanen 3-5 hari sekali hingga buah habis.
Hasil Produksi
Tomat immo produktivitasnya cukup tinggi mencapai 53,15 ton per hektare. Keunggulan varietas ini adalah berat buah rata-rata tinggi.

Organic Produce
rror sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam. Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem.

Healthy Cooking
rror sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam. Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem.

Home Farming
rror sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam. Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem.